Analisis
Inisiatif 'Sekolah Perdamaian' Dilanjutkan untuk Tekan Konflik Antar-Etnis di Kalimantan Barat
26 April 2026, 00:00
6 views
Program 'Sekolah Perdamaian' yang diinisiasi oleh Wahid Foundation bersama pemerintah daerah Kalimantan Barat memasuki fase kedua setelah berhasil mengurangi tensi konflik antara komunitas Madura dan Dayak di Kabupaten Sambas selama tiga tahun terakhir. Akar konflik historis yang dipicu persaingan sumber daya alam dan stereotip budaya berangsur terkikis melalui pendekatan edukasi transformatif bagi generasi muda. Dinamika program melibatkan kurikulum dialog antarbudaya, pertukaran pemuda, dan proyek ekonomi kolaboratif seperti budidaya lada dan karet. Opsi penyelesaian berkelanjutan memerlukan institusionalisasi program ke dalam muatan lokal pendidikan menengah, pembentukan dana abadi untuk usaha bersama lintas etnis, serta pelatihan bagi aparat desa dalam teknik mediasi komunitas berbasis norma adat setempat.