Konflik horizontal di Poso yang telah berlangsung puluhan tahun kembali mendapat perhatian serius. Pada hari ini, tokoh agama Muslim dan Kristen bersama pemerintah daerah menandatangani kesepakatan damai yang mencakup pembentukan forum dialog rutin dan program ekonomi bersama. Akar masalah terletak pada sentimen keagamaan yang dipicu oleh kesenjangan ekonomi dan politik lokal. Dinamika konflik menunjukkan bahwa kekerasan sporadis masih terjadi meski telah ada gencatan senjata. Opsi penyelesaian yang ditawarkan adalah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas lintas agama dan pengawasan ketat oleh Satgas Rekonsiliasi. Langkah ini diharapkan menjadi model bagi daerah rawan lainnya.